Tak bisa dipungkiri, meski dunia sudah modern, namun aktivitas outdoor masih menjadi aktivitas yang banyak disukai. Tak Cuma sekedar aktivitas yang biasa, namun aktivitas ekstrim justru cenderung banyak disukai karena mampu menantang adrenalin. Mendaki gunung menjadi aktivitas yang banyak disukai hingga saat ini. Aktivitas mendaki ini bisa jadi aktivitas yang menyenangkan namun juga bisa jadi aktivitas menantang maut. Untuk itu persiapan dan perlengkapan juga harus sempurna misalnya dengan penggunaan trekking pole.

Tongkat hiking menjadi pilihan banyak orang sehingga bisa menstabilkan tubuh saat melakukan pendakian. Banyak sekali tongkat hiking saat ini di pasaran dengan masing-masing spesifikasi yang dimilikinya. Tak perlu bingung karena berikut ini beberapa tips dalam memilih tongkat hiking terbaik:

  1. Pilih bentuk pegangan
    Untuk yang pertama adalah dari segi bentuk pegangan dari tongkat hiking itu. Ada dua jenis tongkat hiking sesuai bentuk pegangannya yakni bentuk I dan juga bentuk T. Bentuk I adalah tongkat hiking yang bisa digunakan untuk main ski dan cocok dipakai pada medan yang cenderung kasar. Dalam pemakaiannya sendiri bisa menjadikan kinerja kaki jadi kian ringan sehingga menjadikan rasa lelah atau capek pun bisa lebih diminimalisir. Sedangkan untuk tongkat hiking bentuk T memiliki keunggulan untuk memudahkan saat kondisi turunan. tongkat hiking bentuk T ini akan memberikan tumpuan kuat di kaki ketika menuruni gunung, utamanya jika treknya punya tingkat kemiringan curam.
  2. Periksa panjang dari poros tongkat hiking
    Setelah Anda memeriksa bentuk pegangan yang sesuai, maka selanjutnya adalah dengan memeriksa dari segi panjang poros dari trekking pole itu. Panjang dari tongkat hiking ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan ketika pendakian tersebut. Saat ini sudah tersedia banyak sekali tongkat hiking dengan panjang yang berbeda-beda. Namun untuk memudahkan pendakian atau penurunan, maka pilih tongkat hiking yang bisa diatur tinggi porosnya sehingga bisa dipanjangkan atau dipendekkan sesuai kebutuhan.
  3. Pilih tongkat hiking sesuai material utama
    Material utama untuk tongkat hiking sangat penting, terutama dari porosnya. Untuk material yang dipakai biasanya ada dua jenis material yakni alumunium serta karbon. Untuk bahan alumunium biasanya dipilih untuk menghemat pengeluaran lantaran harganya di situs belanja online pun cenderung lebih murah. Kelebihannya pun tak mudah patah di bahan ini. Selain itu ada juga bahan karbon dimana keunggulannya adalah bobotnya yang ringan serta lentur dan kuat dibanding alumunium. Untuk bahan karbon ini cocok untuk bisa topang pendaki yang sering bawa beban berat ketika hiking.
  4. Jenis lipat atau telescoping
    Jika semua pilihan sudah Anda tentukan, yang terakhir adalah dari segi pemilihan jenis tongkat hiking tersebut. Ada jenis tongkat hiking lipat dan juga telescoping di pasaran. Bedanya adalah jika tongkat hiking lipat yakni tongkat hiking yang bisa dilipat sehingga akan mudah packing. Selain itu tongkat hiking ini juga sangat ringan dan kecil sehingga bobotnya tak akan memberatkan. Untuk jenis tongkat hiking telescoping keunggulannya adalah kokoh dan ukuran panjang yang bisa disesuaikan kebutuhan.

Itulah beberapa tips mudah dalam memilih trekking pole yang harus Anda ketahui. Dengan mengetahui beberapa tips tersebut, maka diharapkan Anda akan bisa temukan tongkat hiking sesuai dengan kebutuhan Anda selama perjalanan. Jadi, sudah tentukan tongkat hiking mana yang akan Anda beli?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *