Jose Mourinho menjadi pembicaraan selepas laga Juventus vs Manchester United di Stadion Allianz dalam lanjutan Liga Champions. Dia mengindikasikan isyarat provokatif dengan menempatkan telapak tangannya di belakang daun telinga. Berdasarkan keterangan dari Carlo Ancelotti, pelatih Napoli, urusan tersebut pada dasarnya dapat dimaklumi. Seperti dinyatakan Mourinho, isyarat provokatif tersebut hanyalah reaksi terhadap ulah fans Juventus yang tak henti mencemoohnya sepanjang laga. Hal berikut yang menciptakan Ancelotti maklum. Dia dapat merasakan kejengkelan The Special One sebagai insan biasa.

Bagi Ancelotti, urusan yang jadi masalah sebenarnya bukanlah reaksi Mourinho, tetapi aksi provokatif dari semua fans Juventus. Dia menilai tersebut sebagai penyakit sepak bola Italia. “Masalah yang nyata sebenarnya ialah ejekan sekitar 90 menit. Itu tidak melulu terjadi di staion kepunyaan Juventus. Itu terdapat di kebiasaan sepak bola Italia. Itu pun terjadi di Naples dan Milan. Cukup sudah,” tegas dia pada prediksi liga champion malam hari ini.

Meskipun demikian, mantan pelatih Bayern Munich itu menilai Mourinho agak berlebihan. Dia mengingatkan tanggung jawab pelatih ketika di lapangan.

“Semua orang yang turun ke lapangan punya tanggung jawab dan kami mesti mengetahui hal itu. Itu termasuk bisa jadi Anda tak nyaman karena dicibir selama 90 menit,” lanjut pelatih yang tiga kali menjuarai Liga Champions tersebut.

Secara pribadi, Ancelotti pun merasakan ejekan para penyokong Juventus ketika timnya bertandang ke stadion Allianz pada giornata ke-7 Serie A, akhir September lalu. Saat itu, dia menyerahkan reaksi dengan isyarat tangan yang mengingatkan pada kekalahan Juventus dari AC Milan pada final Liga Champions 2002-03.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *